London Drains Direct

Sejarah Sma | Contoh Soal Olimpiade

Jatuhnya Kerajaan Majapahit tidak hanya disebabkan oleh serangan Demak atau Kudungga, tetapi juga oleh faktor internal. Manakah yang paling relevan sebagai pemicu utama disintegrasi Majapahit di awal abad ke-15?

Dengan wilayah yang semakin sempit, pemerintah Indonesia melaksanakan Agresi Militer Belanda II, lalu merespons dengan membentuk PDRI di Sumatera dan perang gerilya di bawah kepemimpinan Jenderal Soedirman. Jawaban: B.

Dari kutipan prasasti era Singhasari tersebut, informasi tersirat yang bisa digunakan untuk merekonstruksi birokrasi kerajaan adalah… contoh soal olimpiade sejarah sma

A. Deutero Melayu – gelombang pertama (1500 SM) B. Proto Melayu – gelombang kedua (500 SM) C. Deutero Melayu – gelombang kedua (500 SM) D. Negrito – gelombang pertama (5000 SM) E. Weddoid – gelombang kedua

A. Serangan pasukan Cina Laksamana Cheng Ho. B. Perang saudara Paregreg (1401–1406). C. Berubahnya jalur perdagangan dari Selat Malaka ke Samudra Hindia. D. Wabah penyakit yang menyerang pusat kerajaan. E. Pemberontakan petani di daerah pesisir utara Jawa. Jawaban: B

A. Deklarasi politik untuk mendirikan negara baru. B. Penolakan terhadap sistem feodal dan kolonial. C. Imajinasi kolektif yang menyatukan ribuan suku menjadi satu identitas. D. Keterpaksaan elit Jawa terhadap daerah lain. E. Strategi diplomasi menghadapi Belanda.

A. SI menggunakan pendekatan kooperatif, IP non-kooperatif. B. SI berbasis agama, IP berbasis nasionalisme sekuler dan lintas etnis. C. SI bergerak di bidang ekonomi, IP di bidang pendidikan. D. SI didukung petani, IP didukung bangsawan. E. SI berpusat di Surabaya, IP di Bandung. Proto Melayu – gelombang kedua (500 SM) C

Fatwa Resolusi Jihad yang dikeluarkan NU mendorong perlawanan arek-arek Suroboyo pada 10 November 1945. K.H. Hasyim Asy'ari menekankan peran ulama dan santri dalam perjuangan fisik. Jawaban: B. Babak 6: Sejarah Dunia (Perang Dunia & Perang Dingin) Soal 10 (Hubungan Internasional) Perang Dingin tidak hanya terjadi di Eropa, tetapi juga di Asia Tenggara. Bagaimana kebijakan luar negeri Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Soekarno (1959–1965) mencerminkan dinamika Perang Dingin di kawasan?