Taste Of Cherry Sub Indo «2027»
Bagikan artikel ini ke grup Whatsapp film kamu atau save link download subtitle terbaik melalui tautan [redirect ke database sub Indo terpercaya]. Selamat menikmati kepedihan yang indah.
Pendahuluan: Sebuah Mastodonti Sinema Dunia Bagi para sinefil, nama Abbas Kiarostami bukanlah sekadar sutradara. Ia adalah filsuf yang menggunakan kamera sebagai pulpen. Salah satu karyanya yang paling kontroversial sekaligus monumental adalah Taste of Cherry (طعم گیلاس – Taam-e Guilass), yang dirilis pada tahun 1997. Taste Of Cherry Sub Indo
Kiarostami ingin berkata bahwa kematian adalah milik sutradara . Selama kamera masih berputar, kehidupan berlanjut. Subtitle di akhir film biasanya hanya menampilkan [ suara gemerisik kru produksi ] atau [ no dialog ]. Ini adalah bentuk penghormatan pada ketidakteraturan kehidupan. Kesimpulan: Mengapa Anda Harus Nonton Hari Ini? Di tengah meningkatnya angka depresi di Indonesia pasca-pandemi, Taste of Cherry terasa lebih relevan dari sebelumnya. Film ini tidak mengajarkan Anda bahwa bunuh diri itu salah. Film ini hanya mengajak Anda untuk merasakan rasa buah ceri —atau dalam konteks lokal Indonesia, rasa pisang goreng hangat di pinggir jalan, atau rasa kopi tubruk di pagi buta. Bagikan artikel ini ke grup Whatsapp film kamu
Premisnya sederhana: Badii ingin bunuh diri. Ia berencana menelan pil tidur di sebuah lubang yang sudah ia gali di lereng bukit, tepat setelah matahari terbenam. Namun, ia punya satu permintaan: Ia butuh seseorang yang datang keesokan paginya untuk menimbun tanah ke atas tubuhnya. Jika ia masih hidup, orang itu harus membantunya keluar. Jika ia mati, ia hanya perlu mengguyurkan 20 sekop tanah. Ia adalah filsuf yang menggunakan kamera sebagai pulpen
Dalam bahasa aslinya (Farsi), pria tua itu berbicara dengan dialek pedesaan yang kasar. Terjemahan subtitle yang buruk sering membuatnya terdengar seperti "I was going to kill myself but then I ate fruit".
Bagi penonton Indonesia, untuk benar-benar meresapi film ini, ketersediaan ( subtitle Bahasa Indonesia ) menjadi mutlak. Tanpa pemahaman dialog filosofis yang minimalis, pengalaman menonton film ini seperti membaca puisi dalam bahasa asing yang tidak dimengerti.
Film ini memenangkan (Hadiah Utama) di Festival Film Cannes tahun 1997. Namun, kemenangannya sempat menuai kontroversi karena juri yang dipimpin oleh Isabelle Adjani dianggap terlalu berani memberikan penghargaan tertinggi pada film yang "hanya berisi seorang pria di dalam mobil". Namun bagi penikmat seni tinggi, Taste of Cherry adalah meditasi关于 hidup, mati, dan pilihan.